Tracer Study UNG (TS-UNG) akan dilaksanakan pada tahun 2017. Target utama pada TS-UNG 2014 adalah alumni program S1 UNG yang lulus pada tahun 2014 s/d 2017. Kebanggan alumni UNG dengan almamaternya yang dikenal dengan kampus merah maron dibuktikan dari kesediaannya untuk ikut berpartisipasi pada TS-UNG 2014 karena ini langkah pertama dari UNG memperbaiki kurikulum yang dilaksanakan sekarang dan menjembatani lulusan UNG dengan dunia kerja .

Kegiatan tracer study UNG ini adalah aktivitas ilmiah yang bertujuan menginventarisir informasi mengenai situasi alumni khususnya dalam hal pencarian kerja, situasi kerja, perbaikan kurikulum dan penerapan kurikulum berbasis KKNI dalam rangka peningkatan kompetensi selama kuliah di UNG. Kegiatan ini menjadi strategis seiring dengan perjalanan historis UNG yang sudah memasuki usia 54 tahun. Sebuah momentum yang menentukan kilas balik kontribusinya menghasilkan sumber daya manusia yang berkiprah di Gorontalo, Kawasan Indonesia Timur, Indonesia dan Dunia Internasional.

Kegiatan ini juga di dorong dari pengalaman di negara-negara maju, dimana studi pelacakan jejak alumni adalah studi utama yang telah dilaksanakan secara sistematis, institusional, dan terus menerus. Maka tidak heran jika perguruan tinggi di negara maju diakui relevansi keberadaannya karena mereka terus-menerus melakukan evaluasi diri antara lain melalui tracer study., Manfaat tracer study yang dilakukan UNG tahun 2017 ini tidaklah terbatas pada kepentingan internal UNG saja, melainkan menjadi "beyond imagination" yakni dapat memberikan informasi penting mengenai hubungan (link) antara dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja. Tracer study dapat menyajikan informasi mendalam dan rinci mengenai kecocokan/match kerja baik horisontal (antar berbagai bidang ilmu) maupun vertikal (antar berbagai level/strata pendidikan). Dengan demikian, tracer study dapat ikut membantu mengatasi permasalahan kesenjangan kesempatan kerja dan upaya perbaikannya. Bagi UNG, informasi mengenai kompetensi yang relevan bagi dunia kerja dapat membantu upaya perbaikan kurikulum dan sistem pembelajaran, seperti yang menjadi harapan dari implementasi kurikulum pendidikan tinggi berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Di sisi lain, koorporasi yang terdiri dari dunia industri dan dunia kerja dapat "mempertimbangkan" lulusan UNG diperhitungkan untuk berkompetisi memperebutkan lapangan kerja yang terbatas melalui tracer study, dan dengan demikian UNG dapat menyiapkan diri dengan perangkat training yang relevan dengan kebutuhan lulusannya sebagai pencari kerja baru. Sekaligus output tracerstudy UNG tahun 2017 ini membantu semua jurusan yang akan di akreditasi. Untuk mengukur kesuksesan TS-UNG 2017 ditentukan dari tingkat partisipasi alumni UNG, Disain kegiatan tracer study yang dilakukan secara sensal memberikan implikasi komitmen dan partisipasi alumni pada satu kohort tertentu, yakni kohort lulusan tahun 2014 s/d 2017 yang lalu. Sebuah kebanggan dan meningkatkan martabat almamater UNG jika tingkat partisipasi alumni bisa melebihi angka 50%.

Harapan panitia pelaksana kepada semua pihak mulai dari pimpinan universitas, fakultas, jurusan dan seluruh dosen dapat mensosialisasikan program penting ini. Kita memupuk kebanggaan dan marwah kampus merah maron yang direfleksikan dari partisipasi alumni dalam setiap denyut dan aktivitas kampus, termasuk TS-UNG 2017